Ini rinduku.. bukan lagi bagian rindumu,,
Rinduku, Bukan lagi menjadi milikmu..
Rindu yang kau mliki tak lagi ada aku di setiap hembusannya..
Rindumu, tLah terbang jauh mengangkasa..
Melintasi semesta cinta..
Semesta dengan galaksi rindu diujungnya..
Ini rinduku,
yang kini bermukim di galaksi luka..
dengan sekumpulan patahan hati yang kucoba satukan..
Ini rinduku,
yang kini menepi dari semesta cinta..
dengan sekumpulan doa untuk hati yang setia..
Ini rinduku,, dan rindumu..
Yang terpisahkan dua galaksi berbeda...
galaksi yang berada di masing-masing kutub..
rindumu yang tanpaku dan rinduku yang tak berharap ada bayangmu..
ini rinduku yang sedang merindu, merindu hati yang merindukan
merindu hati yang dirindukan, merindu hati yang terindu..
Rinduku dengan segala rindu yang dimiLiki rindu dalam gaLaksinyaa...
안녕하세요...
Apapun yang teLah kau aLami adaLah Tahapan daLam hidupmu.. Berhenti dan terus melangKah adaLah PILIHAN..! Bahagia, Luka, Harapan akan menjadi bagian dari MasaLalu dan Masa depanmu.. TerusLah MelangKah! Jangan Terpuruk! BangkitLah..Sepahit apapun KeNyataan yang Kau hadapi...
aBouT mE
- NymouztLy
- seorang yang sederhana, hidup dalam kesederhanaan dan selalu berbagi kebahagiaan... Senyumlah hari ini!! ^^
Rabu, 24 April 2013
Kamis, 04 April 2013
Metamorfosa Cintaku
Hidup itu terlalu indah untuk disesali..tak pernah ada sebuah kebahagiaan tanpa kita mengecap kepedihan,
bukankah cahaya selalu mengalahkan kegelapan..?!
dan matahari selalu ada meski bulan meminjam sinarnya..
berarti kebahagiaan itu seLalu ada untuk kita,
bahkan..
pedih itu awal dari bahagiamu..
Tak ada lagi waktu yang melelahkan seperti hari kemarin
karena pelangi teLah mengintip memamerkan warnanya
huJanpun telah usai
memberi kesejukan dari terik yang menghanguskan amarah
tersenyumlah..
Hidup terLalu indah untuk kita sesalkan
Hidup terlalu berharga untuk kita sia-siakan
Tak lagi ada merpati kesepian yang meratap nasib
yang ada..
hanya kupu-kupu yang dengan bebas menari
memamerkan kepakan sayap
tanpa ada perih dan luka..
Minggu, 31 Maret 2013
Aku tak mampu lagi berharap
Harapan itu teLah usang..
dan mati,,
Hilang bersama debu seteLah hujan sore ini
Aku tak mampu lagi berharap..
Harapku telah jatuh,
ke jurang paling dalam di hatiku..
Ternyata,
Berharap itu bagai menunggu kematian.!
Tak tahu kapan akan tiba,
dan,
Ini terLaLu menyesakkanku!
Menyesakkan hiduku yang semakin berontak dan mengadu
Menghancurkan setiap ruang yang bahkan teLah kukosongkan
Lama,
Terlalu lama..
Hingga jarum jam lelah berdetak,
dan sunyi kembaLi padaku..
Harapan itu teLah usang..
dan mati,,
Hilang bersama debu seteLah hujan sore ini
Aku tak mampu lagi berharap..
Harapku telah jatuh,
ke jurang paling dalam di hatiku..
Ternyata,
Berharap itu bagai menunggu kematian.!
Tak tahu kapan akan tiba,
dan,
Ini terLaLu menyesakkanku!
Menyesakkan hiduku yang semakin berontak dan mengadu
Menghancurkan setiap ruang yang bahkan teLah kukosongkan
Lama,
Terlalu lama..
Hingga jarum jam lelah berdetak,
dan sunyi kembaLi padaku..
Jumat, 29 Maret 2013
Mungkinkah?!
Tuhan perLahan mengabuLkan satu per satu permohonanku..
Meski tak seLamanya berJaLan muLus..
Namun, Tuhan tahu bahwa semua itu memiLiki jaLan dan piLihannya sendiri,,
Ketika aku meminta untuk menghapus Jejakmu, Ia memberiku piLihan lain..
Beranjak jauh darimu,,
Membuatku tak punya waktu meski sedetik untuk meLihatmu di tempat kita merajut kasih..
Apakah aku harus pergi sejauh itu?!!
JaLan itu kini terbentang di hadapanku..
Meringkusku dengan piLihan yang semakin tak ku kenaL..
sedikit egoku meminta agar kau menahanku di sini..
menahanku unTuk tidak pergi terlalu jauh dari pandanganmu..
Mungkinkah? Mungkinkah kau,, sungguh dapat menahanku..??
semakin ku berpikir..
semakin ego ini berontak
ToLong Tahan aku,,
BerbicaraLah untuk menahanku beranjak..
Aku sungguh ingin kau menahanku di sini..
Meski tak seLamanya berJaLan muLus..
Namun, Tuhan tahu bahwa semua itu memiLiki jaLan dan piLihannya sendiri,,
Ketika aku meminta untuk menghapus Jejakmu, Ia memberiku piLihan lain..
Beranjak jauh darimu,,
Membuatku tak punya waktu meski sedetik untuk meLihatmu di tempat kita merajut kasih..
Apakah aku harus pergi sejauh itu?!!
JaLan itu kini terbentang di hadapanku..
Meringkusku dengan piLihan yang semakin tak ku kenaL..
sedikit egoku meminta agar kau menahanku di sini..
menahanku unTuk tidak pergi terlalu jauh dari pandanganmu..
Mungkinkah? Mungkinkah kau,, sungguh dapat menahanku..??
semakin ku berpikir..
semakin ego ini berontak
ToLong Tahan aku,,
BerbicaraLah untuk menahanku beranjak..
Aku sungguh ingin kau menahanku di sini..
Minggu, 24 Maret 2013
Ada seorang bocah lelaki yang teLah menarik perhatianku sejak pertama bertemu,,Senyumnya.. bahkan sikap maLu-maLunya teLah mencuri penuh perhatianku..
bocah Lelaki itu hanya terdiam,, terdiam dengan dunianya sendiri..
Cukup lama aku mengenaLnya.. hanya sekedar mengenaL wajahnya dan ekspresi tersipunya..
Ada seorang bocah Lelaki yang menarik perhatianku sejak pertama bertemu,,
Mencoba mencari tahu namanya.. mencari tahu segaLa haL tentang bocah Lelaki itu..
Seiring waktu, kami sering bertemu.. Bocah itu semakin sering tersenyum padaku..
semakin sering meLemparkan leLucon ringan padaku..
Seiring dengan wakTu juga, aku meLewati batas perasaanku kepada bocah lelaki itu..
Kami selalu bersama sepanjang hari..
Namun tiba-tiba sekeLompok remaja Lain mengganggu kami..
Kami menghindar, mencoba tak meLawan..
dan sejak saat itu, tak ada lagi ada aLasan kami 'tuk tersenyum satu sama Lain..
Tak ada lagi sikap maLu-malu yang sejak awal terLihat dari raut wajahnya..
Tak ada Lagi bocah Lelaki yang merasuk daLam jiwanya..
Bocah itu tumbuh menjadi Lelaki dingin dengan segaLa keangkuhannyaa..
Tapi aku, tetapLah seorang gadis yang menyukai bocah itu...
Oh tidak.. dia bukan lagi seorang bocah..
Kini aku juga mencintai Lelaki angkuh itu..
Lelaki yang memaksaku untuk memerhatikannya dan mengkhawatirkannya/
tak tahu apa aLasannya..
Kamis, 21 Februari 2013
Untitle
Ini mungkin adalah titik balik dimana aku dan kamu benar-benar harus mencari jalan sendiri..
Titik balik dimana semua kenangan yang telah kita buat semua harus terkubur begitu dalam..
hingga untuk kembali mengingatnya butuh waktu seumur hidupmu..
Merpatiku telah bebas menggapai mimpinya. tak lagi menunggumu untuk bersuara..
Karena sama saja dengan menunggu daun kuning kembali menghijau,, menunggu hujan kering dan menunggu dirimu untuk berjalan memutari dunia..
Waktuku telah kuhabiskan hanya untuk menunggu, kini selamat menikmati waktumu untuk kembali menungguku,, Jika kau sungguh dengan hatimu..
Ini adalah titik balik dimana aku harus melepaskan semua belenggu yang telah menyiksaku begitu dalam..
Hingga tetesan air mata tak mampu lagi kutampung dengan kedua telapak tanganku..
Aku lelah.. sangat lelah..
Hingga ketika kurebahkan diriku,, seakan semua energiku telah terkuras.. mungkin seabad lamanya tak mampu mengenbalikan tenagaku yang terkuras karena memikirkan kenangan itu,,
dan bodohnya aku ketika masih berharap ada bahumu tempatku bersandar, ada senyummu untuk menenangkanku.. serta ada dirimu di sisiku..
Namun semuanya terlambat.. itu adalah keinginan terakhirku untukmu.. untuk engkau yang tak pernah sungguh-sungguh ada,, meski hanya sebuah bayangan!
Titik balik dimana semua kenangan yang telah kita buat semua harus terkubur begitu dalam..
hingga untuk kembali mengingatnya butuh waktu seumur hidupmu..
Merpatiku telah bebas menggapai mimpinya. tak lagi menunggumu untuk bersuara..
Karena sama saja dengan menunggu daun kuning kembali menghijau,, menunggu hujan kering dan menunggu dirimu untuk berjalan memutari dunia..
Waktuku telah kuhabiskan hanya untuk menunggu, kini selamat menikmati waktumu untuk kembali menungguku,, Jika kau sungguh dengan hatimu..
Ini adalah titik balik dimana aku harus melepaskan semua belenggu yang telah menyiksaku begitu dalam..
Hingga tetesan air mata tak mampu lagi kutampung dengan kedua telapak tanganku..
Aku lelah.. sangat lelah..
Hingga ketika kurebahkan diriku,, seakan semua energiku telah terkuras.. mungkin seabad lamanya tak mampu mengenbalikan tenagaku yang terkuras karena memikirkan kenangan itu,,
dan bodohnya aku ketika masih berharap ada bahumu tempatku bersandar, ada senyummu untuk menenangkanku.. serta ada dirimu di sisiku..
Namun semuanya terlambat.. itu adalah keinginan terakhirku untukmu.. untuk engkau yang tak pernah sungguh-sungguh ada,, meski hanya sebuah bayangan!
Sabtu, 29 Desember 2012
Manusia tanpa Nama,, Manusia tanpa Suara..
Mengingatmu untuk kesekian kalinya membuatku muak.. tapi melupakanmu untuk sekian kalinya membuatku menyerah..Wahai,, manusia tanpa nama.. Engkau mungkin yang pertama menghuni hatiku. Tapi bukan kau satu-satunya,, dan beLum tentu kaulah yang terakhir..
Wahai manusia tanpa suara,, Engkau mungkin sosok pertama yang selalu kumimpikan,, tapi bukan kau satu-satunya..
Waktu terlalu cepat beranjak meninggalkan aku yang dahulu semakin larut dengan bayanganmu.. Kini,, tersadar betapa berharganya waktu yang selama ini kusia-siakan..
Bayangan yang selalu menimbulkan segaris senyumanku itu perlahan memudar..
Ini bukan sebuah keprihatinan! Malahan sebuah kesyukuran..
Tuhan masih menyayangiku dengan memberikan kesempatan untuk bertemu dengan seseorang yang berbeda..
Tuhan masih menginginkanku mengecap indahnya kebahagiaan yang selama ini tak pernah kau berikan,, wahai si Tanpa Nama..
Aku terdiam,, cukup lama.. cukup untuk membuat segelas kopi manis, cukup untuk membaca beberapa HotNews dari surat kabar maupun majalah, cukup untuk menghabiskan 2 sesi film kartun kesukaanku.. Cukup untuk melakukan semuanyaa..
Tergerak,, bayangmu hilang tanpa bekas.. senyum itu berkembang menjadi tawa.. tawa bagi diriku yang selama ini merindu..
Aku tak lagi ingin melupakanmu..
Aku tak lagi ingin menghindarimu..
bagaimanapun,, kau adalah masa laluku,,
bagaimanapun,, kau adalah kenanganku..
yang akan terus menguntitku hingga masa depan..
Wahai,, Manusia tanpa Nama... Manusia tanpa Suara...!
Langganan:
Postingan (Atom)



